Semua berita seputar kampus IPB (unofficial)

Web Masih Lemot ?

Senin, 22 Desember 2014

Cari Tahu Kreatifitas Projek Akhir Mahasiswa Teknik Komputer IPB disini, dijamin Seru !!
Pesta akhir tahun untuk mahasiswa tingkat akhir kali ini dihabiskan untuk membuat projek, kali ini kita intip salah satu projek milik mbak (w) ini projek kelompok dia, sejenis robot. ini yang seru dimana robot ini bergerak mengikuti lampu.
Robot ini dibuat menggunakan mikrokontroler setelah itu dimasukkan program kedalam processornya jadilah sebuah robot pintar yang bisa bergerak mengikuti lampu atau cahaya.

Berkat bimbingan Dosen yang handal dan sudah berpengalaman dalam bidang embeded system, projek ini sudah dinyatakan : OKE ! oleh bapak dosen.
Selamat ya guys. untuk tugas akhirnya semoga untuk yang akan melakukan Praktik kerja lapangan (PKL) dilanjut seminar, Tugas akhir dan sampai wisuda diberi kemudahan dan kelancaran .
Sukses selalu untuk Teknik komputer, Salam hardware !!!


Regards,
wartaipb.com

Jumat, 19 Desember 2014

 5 Jalur Ujian Masuk IPB


Ujian masuk IPB
Ujian masuk IPB selalu menjadi incaran para calon mahasiswa setiap tahun. Wajar saja, karena semua orang sudah mengetahui kualitas Institut Pertanian Bogor (IPB). Semua masyarakat Indonesia yang notabene hidup dalam lingkungan agraris tentu mengenalnya. IPB merupakan salah satu kampus ternama di Indonesia yang masuk ke dalam jajaran 500 Universitas top dunia. Oleh karena itu, ujian masuk IPB selalu banyak peminatnya.
Bahkan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono juga merupakan lulusan terbaik dari kampus ini dengan meraih gelar Doktor dalam bidang pertanian. Lalu, bagaimana prosedur ujian masuk IPB .berikut akan kami jelaskan.Sama halnya kampus-kampus lain, IPB setiap tahun menerima mahasiswa baru baik lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) maupun D3 yang berasal dari universitas-universitas tertentu. Bukan cuma itu, IPB juga menerima program studi lanjutan S2 dan Program Doktoral untuk warga negara Indonesia sendiri maupun warga negara asing.
Ujian Masuk IPB - Persyaratan Umum Calon Mahasiswa
Ada beberapa syarat umum yang mesti depenuhi bila Anda ingin kuliah di IPB, ini berdasarkan keputusan rektor IPB mengenai calon mahasiswa baru, yaitu
Sehat jasmani dan rohani
Bebas dari narkoba
Bersedia diasramakan pada tahun pertama
pendidikan di Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama)

Jalur Ujian Masuk IPB
Penerimaan mahasiswa baru IPB biasanya dilaksanakan oleh Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) yang telah ditetapkan setIap tahun berdasar Keputusan Rektor IPB. Ada lima jalur penerimaan bagi lulusan SLTA dan D3 yang disediakan oleh panitia untuk program sarjana, yaitu


1. Ujian Masuk IPB Tanpa Test - Penerimaan Jalur USMI
USMI ialah Undangan Seleksi Masuk IPB yang diambil berdasarkan prestasi belajar siswa selama menekuni pendidikan SLTA, yaitu mulai dari semester 1 (kelas 1) hingga semester 7(kelas 3) yang ditandai dengan nilai-nilai raport atau data prestasi siswa.
Melalui jalur ini sejumlah SLTA yang telah ditentukan diundang untuk mengirimkan lamaran ke IPB mengajukan sejumlah siswa kelas akhir yang merupakan siswa terbaik di sekolahnya.
Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan telah diterima di IPB akan dipanggil melalui surat ke Kepala SLTA masing-masing untuk melapor ke kampus IPB pada tanggal yang telah ditentukan dengan menunjukkan dokumen asli dan syarat lain yang telah ditentukan.

2. Ujian Masuk IPB - Penerimaan SNMPTN
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau disingkat SNMPTN merupakan seleksi berskala nasional yang diselenggarakan oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (PTNI) se-Indonesia, termasuk enam perguruan tinggi dalam naungan BHMN (Badan Hukum Milik Negara) yang di dalamnya ada IPB.

3. Ujian Masuk IPB - Penerimaan Jalur Beasiswa Utusan Daerah
Beasiswa Utusan Daerah merupakan penerimaan mahasiswa baru IPB yang direkomendasikan langsung oleh pemerintah daerah tempat siswa itu berada. Dibiayai oleh Pemerintah Pusat bila yang mengutus Pemerintah Pusat, demikian pula Pemerintah Propinsi, dan Kabupaten/ Kota.
Tujuan utamanya ialah untuk mencetak kader-kader daerah yang unggul, sehingga mereka bisa membangun daerah masing-masing selesai kuliah nanti. Untuk syarat penerimaannya sama seperti jalur ujian lainnya, namun hanya model pendaftaran yang berbeda yaitu dilakukan secara kelembagaan oleh Pemerintah Daerah.
Untuk keterangan lebih lanjut mengenai prosedur pengajuan BUD, Anda bisa membuka halaman http://www.bud.ipb.ac.id, atau melalui layanan telepon 0251-8624092 dan email bud@ipb.ac.id.

4. Ujian Masuk IPB - Penerimaan Jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN)
Jalur Prestasi Nasional dan internasional merupakan undangan khusus masuk IPB diperuntukkan bagi calon mahasiswa lulusan SLTA yang memiliki prestasi istimewa seperti juara Olimpiade Fisika nasional atau Internasional atau lomba-lomba lainnya yang berskala sama.
Apabila calon mahasiswa tersebut dinyatakan diterima di IPB melalui jalur ini, maka wajib mendaftarkan diri pada tanggal yang telah ditentukan dengan menunjukkan dokumen asli dan syarat-syarat yang telah ditentukan.

5. Ujian Masuk IPB - Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Ujian Talenta Masuk IPB
UTM adalah jalur masuk IPB yang menyeleksi calon mahasiswa berdasarkan talenta dan kepiawaian dalam kepemimpinan, kewirausahaan, termasuk bidang pertanian. IPB biasanya menjaring sekitar 200 hingga 300 mahasiswa baru yang memiliki minat dan talenta yang tinggi dalam bidang yang telah disebutkan tersebut.
Calon mahasiswa juga direkomendasikan dan dibiayai oleh Pemerintah Pusat, Propinsi, Kabupaten/ Kota dengan kriteria harus berumur tidak lebih dari 25 tahun, memiliki nilai rapor SLTA yang baik dan mempunyai talenta kepemimpinan maupun kewirausahaan yang mandiri. 
Jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) adalah salah satu jalur ujian masuk IPB yang banyak peminatnya. Diselenggarakannya ujian masuk IPB ini memiliki beberapa tujuan, yaitu sebagai berikut.

Penyelenggaraan ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) bertujuan menjaring bakat kepemimpinan dan juga kewirausahaan dalam rangka memajukan pertanian. Para peserta ujian masuk IPB yang lolos nantinya akan dibentuk menjadi sarjana-sarjana yang kuat, tangguh, dan akan menjadi calon-calon pemimpin negara.


Penyelenggaraan ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) bertujuan memperluas aksesbilitas para calon mahasiswa untuk dicetak menjadi SDM yang siap dan mampu menangani ketahanan pangan nasional.

Ujian Masuk IPB - Prosedur Ujian Talenta Masuk (UTM)
Apa saja prosedur ujian masuk IPB lewat jalur Ujian Talenta Masuk (UTM)? Prosedur ujian masuk IPB lewat jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) adalah sebagai berikut.

Peserta ujian masuk IPB jaur Ujian Talenta Masuk (UTM) harus lulus Ujian Nasional SMA (IPA) tahun 2009, 2010, dan 2011.

Ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) diselenggarakan di Kota Bogor, Kota Surabaya, dan Kota Medan.

Materi ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) adalah Tes Studi IPA (Matematika, IPA, Biologi, Kimia, dan Fisika), Tes Studi Dasar (Matematika Dasar dan Bahasa Inggris), dan Tes Talenta 

Tes ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) menyaring 300 mahasiswa untuk semua Program Studi yang terdapat di IPB (terdiri atas 9 fakultas dan 36 program studi).

Setiap peserta ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) dapat memilih dua program studi (jumlah maksimal).

Biaya pendaftaran ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) adalah Rp500.000 per peserta.

Ujian Masuk IPB - Informasi Penting Ujian Talenta Masuk (UTM)
Bagi Anda yang beminat untuk mengikuti ujian masuk IPB lewat jalur ini, ada informasi penting yang harus diperhatikan. Berikut informasi penting terkait ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) IPB. 

Peserta yang telah melakukan pendaftaran lalu membatalkan keikutsertaan ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) dengan alasan apa pun, maka tidak dibenarkan meminta lagi biaya pendaftaran yang telah dibayarkan.

Peserta ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) yang memenuhi syarat akademik, kemampuan ekonomi, dan program studi yang dipilih, akan dipertimbangkan untuk mendapat beasiswa. Besarnya beasiswa dan jumlah penerima beasiswa akan ditentukan oleh pihak IPB.

Sementara itu, proses ujian masuk IPB ini dari tahap awal sampai tahap akhir adalah sebagai berikut.

Pendaftaran secara online.
Pelaksanaan tes.
Pengumuman hasil tes. 
Registrasi ke IPB. 

Materi ujian masuk IPB jalur Ujian Talenta Masuk (UTM) adalah sebagai berikut.

Tes Studi IPA: Matematika IPA, Biologi, Kimia, dan Fisika.
Tes Studi Dasar: Matematika Dasar dan Bahasa Inggris.
Tes Talenta: Talent Mapping Test

Itulah beberapa jalur ujian masuk IPB. Untuk keterangan lebih lanjut, Anda bisa buka halaman situs http://www.ipb.ac.id.  atau bisa kunjungi kami di : http://www.wartaipb.com/ Semoga sukses!


Sumber:



Sekali lagi, kami review berita dari situs :
http://www.jpnn.com/read/2014/01/03/208781/Sukses-Atasi-Bayi-yang-Rewel-Ingin-Mimik-Susu-
tentang Dosen IPB kita yang membuat aplikasi Penerjemah Tangis Bayi.


MESKI sesuatu yang lumrah, masih banyak ibu yang gusar ketika bayi rewel. Mereka hanya bisa menebak-nebak apa yang diinginkan si kecil. Dosen IPB Medhanita Dewi Renanti menciptakan software (peranti lunak) yang mampu menerjemahkan tangis bayi.
----------
M. HILMI SETIAWAN, Bogor
----------

KAMPUS Program Diploma Institut Pertanian Bogor (IPB) hampir selalu terasa sejuk. Pepohonan hijau nan rimbun seolah "menyembunyikan" bangunan kampus yang berada di dalamnya.

Di bangunan itulah dosen Program Keahlian Manajemen Informatika dan Teknik Komputer Medhanita Dewi Renanti menjalankan aktivitas mengajar sehari-hari.

"Maaf, hari ini jam ngajar saya padat. Ini baru saja selesai," ujar dosen berkerudung dari Banyuwangi, Jawa Timur, itu ketika ditemui Jawa Pos di kampusnya kemarin (2/1).

Medha, panggilan Medhanita Dewi Renanti, lantas mengeluarkan komputer jinjing yang menemani hari-harinya mengajar. Dia ingin menunjukkan sebuah software karyanya yang unik dan menarik. Peranti lunak itu bisa menerjemahkan tangis bayi yang berumur 0-3 bulan.
Pada usia-usia itu bayi kerap rewel. Orang tua sering dibuat gusar, cemas, hingga takut karena tidak tahu apa yang diinginkan si bayi. Kadang sang ibu salah mengidentifikasi kemauan buah hatinya itu. Mau pipis, malah diteteki ASI (air susu ibu). Akibatnya, si bayi bukan menghentikan tangisnya, tetapi tangis itu justru semakin kencang.

"Banyak ibu yang punya pengalaman seperti itu. Saya juga mengalami," kata perempuan yang lahir pada 12 Mei 1983 tersebut.

Lulusan S-1 Program Studi (Prodi) Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada (UGM) 2006 tersebut menuturkan, ide awal program peranti lunak itu keluar di pengujung 2010. Ketika itu Medha sedang mengandung enam bulan anak pertamanya. Anak itu, Shofia Dzakka Hanifa, kini sudah berusia dua tahun.

Kala itu bersama suaminya, Soni Trison, Medha mengikuti seminar tentang anak-anak dan bayi yang diselenggarakan kampus IPB. Dia sangat terkesan dengan narasumber dr Adhiatma Gunawan yang menerangkan topik secara detail dan gamblang.

Adhiatma mengatakan, sejatinya suara bayi berumur 0-3 bulan mengandung arti. Ada pesan yang ingin disampaikan si jabang bayi. Metode itu biasa dikenal dengan istilah dunstan baby language (DBL).
Ada lima bahasa bayi versi DBL. Yaitu, "neh" berarti lapar, "owh" berarti lelah dan mulai mengantuk, "eh" berarti ingin bersendawa, "eairh" berarti nyeri (ada angin) di perut, serta "heh" berarti tidak nyaman (bisa karena popok basah, udara terlalu panas atau dingin, maupun hal lain).

"Kondisi itu sama, berlaku universal untuk bayi di mana saja. Apakah itu bayi Indonesia, Arab, Amerika Serikat, atau China," jelas dosen yang baru saja menamatkan magister ilmu komputer di IPB itu.

Berbekal ilmu komputer yang diperoleh saat kuliah di UGM, Medha lantas tertarik untuk mengaplikasikan teori kedokteran tersebut dalam program komputer. Aplikasi dasar yang dia gunakan untuk membuat software itu adalah matlab.
Setelah fondasinya terbangun, Medha mengumpulkan 140 suara bayi sebagai data latih yang nanti ditimbun sebagai database di peranti lunak tersebut. Seluruh suara bayi untuk data latih itu terbagi rata untuk lima jenis bahasa bayi tersebut.

Seluruh suara bayi yang dia gunakan sebagai data latih itu diambil dari website tutorial DBL. Setelah data dipotong-potong dan melalui pemrograman, dia akhirnya mendapatkan codebook untuk tiap-tiap jenis tangis bayi.

Setelah data-data suara tersebut terkumpul rapi, Medha mengujinya. Dia mengumpulkan 35 suara bayi untuk pengujian itu. Untuk uji coba awal, Medha masih mengambil suara bayi dari website DBL. Hasilnya, tingkat akurasi software penerjemah tangis bayi karyanya mencapai 94 persen.
Meski dianggap berhasil, karya ilmiah yang dijadikan bahan tesis S-2 Medha itu masih perlu disempurnakan di sana-sini. Apalagi, suara bayi yang dipakai untuk penelitian awal merupakan rekaman, belum tangisan langsung dari mulut bayi.

Karena itu, untuk menyempurnakan karya tersebut, Medha lantas melakukan uji coba  dengan menggunakan suara bayi sungguhan. Dia meminjam bayi rekan-rekannya yang berumur 0-3 bulan.

"Kalau tidak salah, ada lima bayi relawan yang saya pakai untuk uji coba akhir itu," papar peraih The Best Presentator pada seminar nasional bertajuk Application of Research Result Based on Populist Innovation and Technology di IPB itu.

Ada sejumlah pengalaman menarik dari uji coba sungguhan tersebut. Di antaranya, ketika dia menghadapi bayi yang menangis sekencang-kencangnya, setelah didekatkan dengan perangkat komputer jinjingnya, muncul keterangan bahwa bayi itu sedang mengatakan "neh" yang berarti lapar.

"Saya akhirnya bertanya kepada ibunya, apakah siang itu anaknya sudah diteteki," ujarnya.

Sang ibu menjelaskan bahwa kali terakhir anaknya diberi ASI sekitar pukul 10.00. Padahal, uji coba itu dilakukan pada pukul 13.30. Wajar bila si bayi kelaparan dan menangis.

Benar saja, setelah sang ibu memberi ASI, seketika itu pula si buah hati langsung lahap menetek dan tidur pulas setelah kenyang. "Bayangkan kalau si ibu tidak tahu kemauan bayinya yang lapar. Bukannya memberi ASI, tapi malah mengajak bermain. Pasti tambah kencang nangisnya," katanya.

Pada uji coba berikutnya si bayi memunculkan tangisan "eairh" yang berarti nyeri (ada angin) di perut. Ternyata benar. Ketika dibawa ke toilet, bayi itu buang air besar.

Sejak gagasan muncul hingga uji coba terakhir, Medha membutuhkan waktu sekitar enam bulan. "Sebenarnya bisa lebih cepat. Tapi, saya masih harus mengajar dan mengasuh anak saya yang baru lahir saat itu," tutur dia.

Medha sudah mengajukan proposal untuk pengurusan HAKI (hak atas kekayaan intelektual) atas karya software penerjemah tangis bayi itu. Hasilnya diperkirakan baru keluar sekitar Maret depan. Meski begitu, sudah banyak orang yang penasaran dan bermaksud mengaplikasikan software tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Tantangan Medha, bagaimana mengaplikasikan peranti lunak itu pada perangkat komputer yang lebih sederhana. "Tidak mungkin ditanam di dalam laptop seperti punya saya sekarang. Belum sempat membuka programnya, si bayi semakin kencang tangisnya," ujarnya sembari tersenyum.

Karena itu, dia berencana mengembangkan software tersebut dengan lebih baik dan sederhana lagi. Dia membayangkan peranti lunak itu bisa dipasang di dalam perangkat yang seukuran telepon genggam standar. Dengan begitu, ketika bayi menangis, alat tersebut bisa langsung didekatkan ke mulutnya. Sekitar dua detik kemudian, akan muncul keterangan hasil penerjemahan di display.

"Pokoknya, bayangan saya, alat itu sederhana dan gampang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," tandasnya. (*/c11/ari)

Sumber:
  


Bem Diploma IPB
Hallo temen-temen, mau ingetin nih, dari Bem IPB juga,
Jangan lupa untuk mahasiswa program diploma IPB mengisi form penilaian dosen, 
caranya gampang tinggal masuk ke http://t.co/1OYqI6qEBI dengan web browser terus masukkan NIM dan password yang telah didaftarkan sebelumnya oleh dosen akademik IPB. 
contoh : NIM > J3B113124 password > 123 . Tinggal login terus evaluasi deh sesuai penilaian kalian ya 
terakhir tgl 22 http://t.co/PAxQ9WeX9L
Yuk jadi agent of change dengan mengisi EPBM untuk Diploma IPB yg lebih baik


Regards,
wartaipb.com
‪#‎EPBMDiplomaIPB‬


Selasa, 16 Desember 2014



Sekedar info nih temen-temen, bagi kalain penggemar seminar atau sejenisnya. ni om warta ada seminar gratis para programmer, silahkan disimak dan daftarin diri temen-temen.
Mentoring gratis CI gan, 21 Desember, Graha raya bintaro (deket alam sutera) Cluster Adena, alamat lengkap diinfokan ke peserta yg confirm dateng ke nomer contact yg ada di web 
http://kursus-php.com/


Minggu, 14 Desember 2014




Ini skrikandi kita, selamat ya atas penghargaannya sebagai ketua departemen terbaik diploma IPB.
Istifadah, seorang yang terkenal ramah, periang dan pekerja keras ini tak kaget jika dia menjadi kepala depatemen kali ini, tanpa keterlibatan dan ikut campurnya dia di organisasi Bemj IPB maka tak sesukses kali ini.
semoga dengan adanya penyematan ini kaka istifadah tambah sukses belajarnya dan tambah pinter.
amin .kita doa bareng-bareng semoga sahabat warta juga ketularan bisa kayak kakak istifadah ya.


Best regard,
wartaipb.com

Muhammad lutfi seftiadi A.Md mahasiswa lulusan teknik komputer IPB ini menjajal tingginya Rinjani pekan lalu, alhasil sampilah pada puncak sebelum petang. luar biasa, selain mendaki japuh panggilan akrab lulusan A.Md ini juga menggemari game online Dota. selain sebagai engineer computer dia juga seseorang yang suka berpetualang.
saya rasa kalian yang ingin mendaki bisa belajar dan join lain kali untuk mendaki cita-cita hahaha atau gunung yang lebih tinggi lagi,
jangan pernah berhenti bermimpi, terus berjalan sampai kamu temukan apa yang sebenarnya kamu cari, jika apa yang kamu sudah menemukan apa yang kamu cari, berbagi ceritalah kepada orang-orang.


Best regard,
wartaipb.com